Press "Enter" to skip to content

Dua Nyawa Melayang Gegara Tenggak Miras Oplosan

korban yang masih dalam perawatan.
korban yang masih dalam perawatan.
TANGERANG, (B1) – Masih ada saja manusia zaman sekarang yang nekat minum barang oplosan. Karena nekat dua nyawa di Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, melayang akibat minum miras oplosan.
Informasi yang diterima dari Humas Polrestro Tangerang Kota menyebutkan, kejadian terjadi pada Kamis (23/11/17) sekira pukul 09.30 wib.  Namun aksi tenggak minuman oplosan dilakukan pada hari sebelumnya yakni  Rabu, tanggal 21 N0vember, sekira jam 21.00 Wib.
“TKP di lapangan bola RW Jeman Kp. kebon Sereh Rt 04/01, Desa Pangkalan , Teluknaga Kabupaten Tangerang,” kata Humas Polrestro AKP Triyani.
Dikatakan, minuman aplosan yang diminum diantaranya alkohol kadar 70 persen dicampur Bicola, Ale-ale, komik dan Antangin. Minuman tersebut hasil dari racikan sendiri.
Diantara yang meminum yakni, M Alfarizi usia 18 tahun pelajar kelas 3 SMK Alhikmah alamat TKP, (meninggal dunia hari Rabu tanggal 22 Nop 2017 jam 24.00 Wib), Koharudin, Usia 24 tahun, tidak kerja, alamat TKP, *(meninggal dunia hari Kamis tanggal 23 Nop 2017 jam 05.00 wib), Udin deo usia 25 tahun, pengangguran, alamat TKP sembuh dirumah.
Selanjutnya Devi, usia 25 tahun, sopir sudah berkeluarga alamat Kp Kebon Buaya Pangkalan di rawat RS BUN, lalu Dian usia sekira 22 tahun, pengangguran, alamat TKP sakit di rumah.  Iwan usia 18 th karyawan, alamat TKP sakit di rumah dan Sobar usia sekira 19 tahun karyawan alamat TKP sudah sembuh di rumah.
Barang bukti yang disita, sisa muntahan di lapangan bola, bekas bungkus komik, antangin, tutup botol bicola plastik bekas minuman. Namun sisa minuman tidak ditemukan. Saksi yang diperiksa diantaranya RT Bili, paman almarhum M Alfarizi dan RW Jiman paman almarhum Koharudin.
“Untuk keluarga korban malu tidak bersedia mengaku jika meninggal karena miras, keterangan meninggal karena sakit perut. Korban meninggal sudah dikuburkan semua,” terangnya. (pudin).

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *