pajak reklame

SERANG, (B1) – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Serang dari sektor pajak reklame pada triwulan ketiga belum memenuhi target. Hal itu bisa dilihat dari angka penargetan sebesar Rp4,2 miliar, baru 69,56 persen angka yang terpenuhi di Agustus tahun ini. Jika diuangkan, dari jumlah tersebut maka angka pencapaian pajak dari sektor reklame baru Rp2,9 miliar.

Kepala Bidang Pendapatan Non Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Bea Perolehan Hak Tanah dan Bangunan (BPHTB) pada BPKAD Kota Serang, Tb. Agus Suryadin menilai pajak reklame lebih banyak di sumbangkan dari sektor perusahaan. Sementara dari sektor pemerintahan hanya beberapa persen saja.

Menurutnya, sektor perusahaan lebih banyak memasang promo atau iklan di sekitar Kota Serang dibandingkan dengan pemerintahan.

“Itu pun juga sama seperti pajak-pajak iklan partai yang hanya sedikit menyumbang untuk di sektor pajak reklame,” katanya, Rabu 20 September 2017.

Adapun pajak yang diberikan untuk pemasangan iklan atau reklame disesuaikan dengan ukuran iklan yang dipasang. Sampai saat ini, kata dia, sektor perusahaan yang masih mendominasi dalam menyumbang PAD adalah sektor pajak reklame.

Ia menegaskan, BPKAD Kota Serang akan terus berupaya untuk bisa mencapai target. Misalnya, menawarkan kepada perusahaan jasa dan lainnya untuk mempromosikan produk atau barangnya dengan memasang iklan-iklan, reklame dan sebagainya di sejumlah tempat keramaian di Kota Serang.

“Kami optimis di triwulan selanjutnya target akan tercapai, akan kami lakukan upaya-upaya agar itu bisa memenuhi target,” ucapnya. (Arai).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*