IMG-20170918-WA0039

SERANG, (B1) – Memiliki gedung baru, nampaknya tidak menjadi motivasi bagi 45 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang untuk bekerja. Hal itu bisa dibuktikan dari tidak disiplinnya sejumlah anggota legislatif dalam melaksanakan Rapat Paripurna. Ketidak disiplinan itu misalnya bisa dilihat dari masih seringnya anggota DPRD Kota Serang terlambat dalam melakukan kewajibannya sebagai aspirator rakyat.

Seperti diketahui, Senin 18 September 2017, 45 anggota DPRD Kota Serang dijadwalkan melakukan Rapat Paripurna bersama sejumlah pejabat di Pemerintahan Kota (Pemkot) Serang. Paripurna kali ini agendanya mendengar tanggapan Wali Kota Serang terhadap pandangan umum fraksi fraksi di DPRD Kota Serang sekaligus Pembentukan Panitia Khusus Pembahasan Raperda Kota Serang.

Rapat sendiri dijadwalkan pukul 09.30 WIB. Namun, sampai pukul 11.41 baru ada 5 anggota DPRD. Informasi yang diperoleh, lambatnya para anggota legislasi disebabkan oleh belum adanya Wali Kota Serang, Tb. Haerul Jaman di lokasi rapat. Sehingga menurut mereka, percuma rapat digelar jika Wali Kota nya belum hadir.

Pantauan dilokasi, baru ada sejumlah pejabat dari Kelurahan yang mengisi bangku rapat. Sementara bangku untuk pimpinan dan anggota DPRD masih terlihat kosong melongpong. Rapat diprediksi akan terlambat, mengingat sampai berita ini diturun pihak panitia belum bisa menjanjikan kapan rapat akan dimulai.

“Iyah nih belum bisa dimulai, nunggu Pak Wali Kota nya dulu,” kata Panitia dari Sekretariat Dewan (Sekwan) DPRD Kota Serang. (Arai).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*