Kapolres Metro Tangerang, Kombes Harry Kurniawan.

Kapolres Metro Tangerang, Kombes Harry Kurniawan.

TANGERANG, (B1) –  Polres Metro Tangerang akhirnya menetapkan  SBH (41) sopir angkot R03A yang menabrak pengemudi ojek online  di depan BTN  jl Perintis Kemerdekaan Cikokol sebagai tersangka. Hal tersebut ditegaskan Kapolres Metro Tangerang, Kobespol Harry Kurniawan.

‘Pelaku memang sengaja menabrakakan mobilnya ke salah seorang pengemudi ojek online saat berlangsungnya aksi unjuk rasa kemaren,” jelasnya saat konfrensi pers, Jumat, (10/3/17).

Akibatnya, korban Ichtiyarul Jamil (22), pengemudi ojek online yang juga mahasiswa UMT Tangerang mengalami luka yang cukup parah,  dan saat ini  dalam perawatan di RSPAD Gatot Subroto Jakarta.

“Sebenarnya, saat itu ada dua korban lain yang juga ditabrak tersangka. Untungnya  keduanya tidak mengalami luka parah dan hanya mendapat pengobatan” ungkapnya.

Tersangka yang merupakan sopir tembak tersebut diduga melakukan pembuatan karena dendam dengan ojek online. Tapi pihak kepolisian belum bisa memastikan motif yang melatarbelakangi dendam tersangka.

Selain terus melakukan pemeriksaan terhadap tersangka, kepolisian juga sedang meminta keterangan dari pemilik angkot jurusan Kalideres- Cikokol yang dikemudikan tersangka.

“Pelaku dikenai pasal 340 KUHAP tentang percobaan pembunuhan dengan ancaman hukuman penjara minimal seumur hidup,” tegas Kapolres.

Aksi bentrok antara angkot dengan pengemudi angkutan berbasis online tersebut Polrestro Tangerang, mengamankan 18 pelaku, tiga unit mobil serta satu sepeda motor.

Kapolres juga mengatakan kemungkinan adanya tersangka baru.

Sementara itu,  situasi Kota Tangerang pasca bentrok dalam keadaan kondusif. Pengamanan Kota Tangerang dilakukan bersama oleh jajaran polrestro Tangerang , Kodim 0506 serta jajaran pemkot Tangerang.(and).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*